Monday, June 14, 2010

A Very Pretty Monday

This is a very nice day, as sweet as sugar, as beautiful as a rainbow after the rain.

Weekend kemarin, gue batalin semua undangan dan janji dan apalah itu namanya, krn jumat malem dpt surat dr sekolah Aria. Anakku ganteng itu harus rekaman buat Pentas Akhir Tahun. Lho... pentasnya kapan sih? Tgl. 19. Rasanya pengen mati berdiri. Krn tgl. 19, gue hrs isi talkshow di Pastis. Sharing session dgn sponsor sikat gigi Formula. Iklan sdh dipasang, semua sdh diatur fix. Rasanya nggak mungkin mundur lagi. I will not be available to see he plays his role, or see him sings. Dgn pemikiran seperti itu, gue batalin semua janji huru hara sabtu & minggu. I just want to spend weekend with my son. Kalaupun dia hrs di sekolah, gue pengennya dia bs langsung lihat gue begitu urusannya dia selesai.

Gue merasa bersalah? Tentu. Gue selalu berusaha profesional. Memisahkan pekerjaan dgn urusan rumah. Bahkan seumur hidup gue, bisa dihitung brp kali gue bawa kerjaan pulang. Nggak lebih dari lima kali. Gue selalu berpikir bhw bekerja untuk Aria. Ketika dia butuh gue, gue nggak ada.... krn kerja. Lah... jd bolak balik. Tp krn ini menyangkut nama baik kantor, jg nama gue, jg sponsor... dan sudah direncanakan jauh2 hari. What can I say?

Sejak gue tahu bhw gue nggak akan bisa hadir tgl. 19. Gue sibuk mencari volunteer. Nelongso sekali rasanya nanya2... papap & papacay... omderi... siapa saja yg bisa hadir tgl. 19. The more the merrier. Papap lgs cancel his trip to Sin. Yes... Aria will be on stage so it is a big event.

Perasaan nelongso ini terus sampai tadi pagi waktu berangkat ke kantor. Krn OmD memastikan nggak bisa ke Jkt tgl. 19. Juga krn papacay sepertinya hrs standby buat presidential trip. Ya sudah. Pasrah.

Kalau jd pemred hrs dilakoni dgn air mata. Ya inilah dia.

Tau2 tadi pagi begitu sampai kantor... manager marcomm nongol di ruangan gue.

"Mbak, this is the only thing I can do: kamu bebas tugas tgl. 19."
"Yg bener? Jgn gila..."
"Lho kok gila. Aku berpikir semalaman. Kamu tahu, acaranya Aria tdk akan bisa diulang. Sedangkan kita... bisa bikin talkshow kapan saja. I'll talk to the sponsor."

I was so stunned. I cannot say anything, I just hug her to show how thankful I was. OMG. And I know magic things happen. I am so blessed being surrounded by angels. Thank you all for everything.

4 comments:

Anonymous said...

I am happy for you... :)

Anonymous said...

I am happy for you... :)

-ll- said...

huhuhuhuhu... aku iso mbrebres mili moco iki....

Pipit said...

aduh mbak.. Tuhan memang selalu menolong tepat waktu ya. tidak mungkin ini bisa terjadi jika tanpa seizin-Nya.