Wednesday, September 19, 2018

Yes or No

Jika ada cara baru 'tuk mengungkap rasa rindu
Aku ingin tahu

Jika ada cara yang belum dicipta untuk cinta 
Aku ingin bisa
Aku ingin bisa
 
Saat semua kata kehilangan makna
Dan saat segala upaya terasa hampa
Sekaranglah itu
Beginilah aku

Berdiam tanpa daya hanya karena kehadiranmu
Sementara jiwaku ingin berseru
Setengah mati ingin kubilang

Jika ada nada baru 'tuk nyanyikan lagu cinta
Aku kan bernyanyi
Aku kan bernyanyi

Jika ada kata yang belum dicipta oleh pujangga
Aku kan bersuara
Aku kan bersuara

Saat semua resah meluluh sayapnya
Saat yang yang kumiliki hanya nafas ini
Sekaranglah itu
Beginilah aku

Hanya detak jantungku yang mampu jujur kepadamu
Sementara lidahku beku dan kelu
Setengah mati ingin menghilang

Jika mampu kubawa engkau menembus ruang dan waktu
Kuingin pergi  
Percuma di sini

Jika mampu ku menyatu dalam darahmu, dalam nadimu
Agar engkau tahu
Agar engkau tahu

Saat semua kata kehilangan makna
Dan saat segala upaya terasa hampa
Sekaranglah itu
Beginilah aku

Hanya detak jantungku yang mampu jujur kepadamu
Sementara lidahku beku dan kelu
Setengah mati ingin menghilang

Apa yang kurasakan
Apa yang kau dengarkan
Bukan lagu cinta
Lebih dari semua 
Bukan lagu cinta

Semua lagu cinta
Bukan lagu cinta

(Bukan Lagu Cinta - Marcell)

Thursday, July 26, 2018

Terjadilah....

Sebetulnya sudah tahu, bahwa memang tidak akan ke mana-mana
Merasa ada sinar di ujung terowongan
Yang meski jauh, tapi layak ditunggu, layak diperjuangkan

Apa benar ada sinar itu?
Atau hanya ilusi semata?
Halusinasi

Jadi memang sudah tahu, sebenarnya
Hanya berusaha menghindar
Melawan yang nyata
Karena memang rasa tidak bisa ditawar

Ya sudah. Ini pun akan berlalu
Ini... pasti berlalu
Seperti juga yang dulu-dulu.

Thursday, May 31, 2018

You

Knowing that you are there, safe and sound, already makes me happy. Talking to you will always brighten up my day. You are indeed my matahari.

Monday, May 28, 2018

I Miss You

Absolutely. I do.

Friday, May 25, 2018

A Birthday Note

May 25th, 2018

Happy birthday, to you
The one who hold my heart dearly
Whose eyes were always spark
With the best smile I ever encountered
Wish you nothing but the best
With lots of sugar & spice on your path

I know you will fly higher
Embracing many new things life offers.

And I will hold on to the love in my heart.





PS: And thank you so much.




Thursday, May 24, 2018

Berita Duka

Bbrp hari terakhir di medsos, teman2 kantor lama menampilkan berita duka. Seseorang yg kehilangan putrinya. Nama yg kehilangan itu nggak gue inget sama sekali. Jadi agak lama juga gue berusaha mencerna. Itu siapa yg mana ya? Baru semalam paham bahwa mbak itu adalah teman yang pernah satu lantai. Tp krn pertemanan kami tdk intens, jadi ya gitu2 aja. Ikut berduka, tetep. Bagaimana pun, kehilangan anak adalah hal yg luar biasa berat.

Sementara itu, di grup chat teman kuliah rame banget ada anak yang bunuh diri. Loncat dari lt 33 apartemen. Karena nggak bisa pelajaran Bahasa Mandarin. Makanya guru2 Mandarin pada prihatin. Apa iya gara2 itu?  Tuhanku... kok gampang sekali mengakhiri hidup. Pdh dunia ini begitu indahnya....

Jadi tadi pagi pas jalan ke sekolah... berusaha ngobrol sm Aria soal ini. Gimana kalau ada masalah... hadapi... jangan mudah putus asa dll.... Kerasa deh tanggung jawab berat banget jadi orang tua....

Dua berita di atas itu cukup bikin gue goncang. Trus... sampai di kantor gue tahu bahwa dua berita itu berhubungan. Yup. Anak yg loncat itu adalah putrinya teman kantor lama gue. Sedih banget. Lalu setelah gue dapat nickname teman gue itu... gue pun ingat lagi yg mana dia... dan rasanya saat itu dada gue bolong besar saking sedihnya.

Gue kenal Atie adalah anak yg ceria dan selalu gembira. Sama lah modelnya spt teman2 gue lain yg kadang edan kadang waras seringnya amburadul. Yg memandang hidup dgn seru dan berani. Dia menunggu kehadiran anaknya itu cukup lama. Bayangkan bahagianya ketika akhirnya ia punya Leialoha. Kalau nggak salah, lahirnya di Hawaii. Anak itu tumbuh menjadi anak yg santun dan manis. Teman2 yg sering ketemu di kantor mengingat dia sebagai anak penurut yg mandiri.

Gue bayangkan interaksi Atie ke anaknya mirip2 dgn interaksi gue ke anak gue. Ibu dan anak tunggal yg punya bonding kuat. Dan mengingat Atie... rasanya dia mencintai anaknya sebesar gue mencintai Aria.Tentunya dia juga akan membekali anaknya dengan nilai2 yg baik, menyekolahkannya di tempat yg terbaik, memberikan semua fasilitas terbaik buat kesayangannya itu. Gue percaya sekali, seharusnya Atie dan anaknya bahagia.

Dan... anak itu memilih mengakhiri hidupnya sendiri setelah 14 tahun menjadi permata yg begitu berharga.

Rest in peace, little girl.

Ini adalah hari puasa yg paling sedih. Sungguh gue mewek.




PS: So, you... this is really not a good time to discuss about the guru. I don't think I can handle anything more at the moment. 

Monday, April 30, 2018

Orang Baik

Beberapa hari yg lalu, di wa group kantor beredar pesan soal charity yg dibuat salah satu kontributor. Jadi mas kontrib ini anaknya sakit, perlu MRI. Kalau nunggu antrian BPJS, baru bisa dikerjakan bbrp bulan dari skrg. Padahal, kondisi anaknya perlu segera. Lewat jalur swasta, perlu sekitar 9 juta. Duit dari mana? Jadi dia bikin semacam charity, jualan dimsum. Ada keuntungan yg disisihkan untuk tabungan MRI.

Ketika gue sebarkan ke wa group tim kecil, responnya lumayan menarik. Selain ada yg pesan dimsum, ada juga yg mau langsung sumbang uang saja. Antusiasme tim kecil ini kok membuat gue semangat... menyebarkan berita itu ke grup2 lain yg ada di hp gue.Ada sekitar 4 group, plus beberapa orang yg gue japri soal dimsum charity ini.

Respon awal adalah: "Ini orangnya lo kenal baik kan?"

Yg hanya perlu gue validasi: iya. Ini bukan hoax. Udah gitu doang... Ada yg habis itu langsung pesan dimsum bbrp pack. Ada yg langsung transfer uang ke rekening mas kontrib. Menyenangkan ya.

Menyenangkan bahwa gue kenal orang2 baik. Mereka membantu tanpa tanya macem2 yg rumit. Asal bukan tipu2... sudah.... Pdh beberapa orang di wa group itu ada yg sdh nggak ketemu gue 10 tahun. Ada juga yg hanya pernah ketemu sekali... kira2 9 tahun silam. Tp krn kami di group yg sama, dia merasa bisa percaya judgment gue. Dan ikut membantu juga. Kerennya, sebagian besar orang2 itu nggak mau disebutkan namanya. Mereka hanya mau bantu. Sudah.

Sedikit2 lama2 jadi bukit. Dari jumlah nominal yg masuk memang variatif, kecil besarnya... relatif. Tapi dalam semalam, terkumpul 9 juta. Mudah banget. Nggak perlu bertele2... Mas kontrib bisa segera membawa anaknya MRI. Semoga sakitnya bisa segera ditangani.

Sampai skrg, gue masih takjub dgn keajaiban wa group. Juga bahwa gue selalu dikelilingi banyak sekali orang2 baik, yg masih peduli, masih mau membantu dgn segera. Alhamdulillah. Semoga mereka diberi rejeki berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.