Tuesday, June 13, 2006

Berat

Kangennya? Banget.

Monday, June 12, 2006

Maaf

Seharusnya aku memberi kamu ruang,
Untuk bersendiri
Merenung

Seharusnya aku memberi kamu ruang,
Untuk diam saja
Tidak ditanya apa-apa

Maaf,
Memang aku seharusnya
Memberi kamu kesempatan
Untuk diam saja

Maaf,
Aku tidak akan mengganggu lagi
Janji.

Friday, June 09, 2006

Kangen

Di tv ada liputan tentang Rawon Setan di Surabaya.

Jadi pengen ke sana. Sama kamu.

Friday, May 19, 2006

Update on Si Ganteng

Kemarin pagi, Aria jatuh di lapangan basket dekat rumah. Akibatnya? Dagunya nyungsep di lantai semen. Bibir dalamnya luka. Agak lebar juga sih, hampir 1 cm. Waduh. Kata susternya memang berdarah tapi ga terlalu banyak. Pas gue pulang malemnya, bibir Aria udah maju 2 m! Oh no! Antara panik nggak panik gitu deh.... Kasian sih dia jadi susah ketawa. Untung selera makan tdk terganggu. Tapi kasian banget pas tidur, malam2 dia terbangun langsung nangis. Bukan nangis yg keras gitu, tp nangis yg membik2. Hik hik hik gitu. Duuuuh... kok seperti merana sekali ya. Kayaknya dia habis mimpi deh. Mungkin mimpi jatuh? Nggak tau lah. Yg jelas habis itu Aria semaleman tidur sama ibunya (yg mengingkari janjinya sendiri mau maksa Aria tidur di babybox no matter what).

Thursday, May 18, 2006

Playhero...

Hmm... kayaknya anakmu bakalan jadi playboy...

Itu komentar Uthe waktu lihat foto Aria. Komentar gue? "Ya iyalah... anak gue itu bintangnya scorpio, shio monyet. Udah gitu dia ganteng lagi..." Hahahahaha...

Btw, si ganteng itu skrg sdh nggak anget lagi badannya. Sudah mau makan, senengnya roti isi coklat & minum susu ultra, dan hobby MENGGIGIT!

Tuesday, May 16, 2006

Sakit

Kalau Aria sakit, semua hal lain jadi nggak penting banget.

Monday, May 15, 2006

Mengerti Sepenuhnya

Kalau kamu tidak ada lagi, itu bukan karena tidak sayang lagi sama aku dan Aria.

Thursday, May 11, 2006

Akhirnya

Aria bisa manggil gue dgn benar: I B U.
Ngambek gue langsung pupus.


PS for you: Yes, he can count 1 to 10, he sings a lot, and he can eat by himself.

Tuesday, May 09, 2006

Ngambek

Gue lagi jengkel.

Monday, May 08, 2006

Anakku Kurus!

Hari Sabtu pagi, seperti biasa kalau gue nggak ke kantor pasti gue mandiin Aria. Kok anak gue kurus banget sih! Minta ampun deh. Memang sih beberapa hari ini dia susah makan. Kadang mau kadang nggak. Sempat bikin gue stress tp setelah dia mau makan roti, ya udah, gue pikir dia cuma picky eater aja. Apalagi dia kan masih lincah jenaka lompat sana lompat sini jadi ya gue pikir dia memang lagi di tahap-nggak-mau-makan spt juga jutaan anak lain di dunia....

Tp melihat di kurus begitu, gue cemas banget... stress lagi deh.... Langsung lho angkat telepon bikin janji sama dokternya. Malemnya lgs dibawa ke Hermina Bekasi. Dan bener deh... Dari mulai di meja timbang aja udah bikin gue sedih krn berat badannya turun 1 kg jadi 11,5 saja. Trus begitu masuk ruang periksa, baru ketahuan kalau ada luka kecil di tenggorokannya, yg tentunya bikin dia susah menelan. Oalah naaaaaak... kok ya ada2 aja lho! Akhirnya dikasih vitamin sama obat untuk tenggorokan itu.

Prosesnya sih nggak sesederhana itu... ohohohoho... tidak sama sekali. Sejak kejadian dirawat krn demam berdarah, Aria jd agak trauma sama org2 berbaju dokter atau suster. Jd begitu masuk ruang periksa dia yg tadinya lari2 muter2... langsung mak cep meluk kaki gue kenceng banget. Trus waktu diangkat, dia peluk leher gue kuat2. Waduh. Susah bgt mau meriksa dia. Dia nggak langsung nangis sih... tp awalnya teriak2 dulu kenceeeeeng banget... begitu dipaksa, nangis deh. Aduh....

Tp begitu ketahuan apa masalahnya dgn anak gue, lumayan tenang lah gue. Meskipun tetep linglung krn mikirin kasian amat ya anak gue itu sakit lehernya.... Udah gitu Arianya masih megap2 di pelukan gue, kayak meranaaaaaa gitu lho. Bikin ibunya hilang ingatan lah pokoknya. Saking linglungnya, gue sampe lupa lho bayar dokter! Tobat. Gue main nyelonong aja ke mobil. Hahahaha.... Gue inget kalau belum bayar dokter waktu udah di rumah. Waktu bongkar tas dan nemu kartu dokter... lho kok nggak ada kuitansinya? Trus mikir lagi... emangnya gue tadi ke kasir ya... kayaknya nggak deh. Hahahahaha.... Lawak habis. Akhirnya dgn malu2 gue tlp Hermina.... Dan hari Minggunya gue balik lagi deh... melunasi kewajiban2 itu. Huh.

Aaaaaah, moga2 setelah obatnya habis Aria bisa makan banyak dan jadi nyempluk lagi.

Photobucket - Video and Image Hosting

Friday, May 05, 2006

Bahasa Aria

Aria lagi dalam proses belajar bicara. Namanya juga belajar, pasti ada yg salah, ada yg benar. Buat gue sih dua2nya sama lucunya. Dan meskipun masih sering pakai bahasa planet, tp ya bisa juga kok komunikasi (namanya juga anak sendiri, pasti dong dipuji terus... Hahahaha). Ibunya juga perlu proses belajar ngerti maunya anaknya apa... habis kadang2 dia suka ngarang sih... dan betul2 ngarang yg nggak ada hubungannya gitu lho. Trus meskipun tiap dia ngomong karangannya itu gue selalu berusaha ngomong yg betulnya... tetep keukeuh lho dia....

Ini contoh bahasa karangan Aria:

ambing :: es krim
jinda :: permen
tutat :: coklat (bisa roti coklat, bisa juga susu coklat)
tuit :: biskuit
tati :: roti
mamah :: gendong
cucu :: minum
juik :: jeruk
kaput :: sepatu
popot :: copot
mamas :: panas
petpet :: cepet
titik :: kerupuk
teta :: kereta
dedah :: sepeda
hao :: hallo
bambam :: mbak an
iyan :: eyang
abuu :: ibu
doa :: dora (the explorer)
emus :: mickey mouse
ukukuk :: bob (the builder)
tatu : satu
eman : enam

Selebihnya sih dia sdh cukup jelas kalau mau minta sesuatu. Misalnya kalau dia pengen pakai kaos biru gambar mobil (yg skrg jd baju favorit, habis cuci langsung dipakai lagi). Atau milih makan mi ketimbang nasi (cucu eyang beneran deh, nggak hobby makan nasi).

Karena dia sudah bisa diajak ngomong, dia sdh bisa disuruh ini itu. Paling seneng disuruh buang sampah, atau disuruh ngasih sesuatu ke orang, kayak kasih uang ke tukang koran atau tukang roti... wah... seneng banget dia. Terakhir waktu ke All Fresh, dia bisa lho bantuin gue belanja. Daripada dia ngoprek2 akhirnya gue ajarin ambil kantong dan masukin buah tiga atau empat, trus dibawa ke mbak2nya biar ditimbang. Krn dia seneng bgt, jadilah gue beli2 buah2an yg nggak penting, jeruk aja sampe 3 macem krn Aria tunjuk2 sambil teriak '...juik... juik...' akhirnya ya udah setiap jenis beli 3 buah. Trus apel jadi 2 macem. Tapi kayaknya pengalaman itu berkesan banget buat dia, krn setiap gue tanya 'belanja yuk? main timbang2 buah....', dia langsung ketawa dan ngikutin '...timbang...timbang...' Padahal krn nungguin Aria, jadinya belanja lebih lama lah... ya gimana, namanya kan sama anak kecil ya. Tp sudahlah... yg penting Aria seneng. Hhh... jadi pengen ke toko buah lagi.

Wednesday, May 03, 2006

Sepeda Baru

Weekend kemarin PapaCay pulang ke Jkt. Sebelum balik ke Sing, dia ninggalin uang dengan pesan: "Ini buat beli sepeda Aria." Wah, asyik dong! Jadi tadi pagi sebelum ke kantor, gue ke toko sepeda dulu beli sepeda anak2. Setelah lihat ini itu, akhirnya mau nggak mau beli sepeda anak2 yang generik. Itu lho... yg model ada gagang di belakang dan tempat duduknya empuk trus ada tempat kakinya, dan warnanya pun koncrang nian: merah-biru-hijau-kuning, krn ternyata memang model itu yg paling aman buat anak2 umur di bawah 2 thn. Kalau ngikutin gue sih, maunya beli roda tiga BMX yg lucuuuuuu bgt. Tp memang nggak mungkin Aria naik yg model roda tiga itu, msh blm sampe kakinya ke pedal. Skrg sepeda itu dibawa pulang naik mobil eyang. Duh, nggak sabar pengen denger cerita Aria & sepeda baru. Mudah2an dia senang.

Tuesday, May 02, 2006

Denial

Why don't you just say it? Tell them the truth and you will live more comfortable for the rest of your life. Trust me.

Monday, May 01, 2006

The Thing in My Mind

Kamu pernah tanya, apa yang aku pikirkan waktu itu sampai aku nggak mau terima telepon kamu dan juga males jawab sms. Sebetulnya sih, intinya, aku cuma ingin membuat hidup kamu lebih sederhana. Coba pikir lagi, kalau aku nggak ada dalam hidup kamu, tentu semuanya lebih mudah kan? Jadi, aku sempat berpikir untuk pergi saja. Susah banget ya.

Thursday, April 27, 2006

Kecewa Berat

Anahata Yoga Resort Bali will be hosting a yoga trip package for Fit Magazine. I booked one seat by the time the ad came out, about a month ago. But this morning, when I wanted to pay my reservation, the lady who handle the stuff told me that the place was full and she cannot give me any unless somebody cancel any reservation. Of course I argued since I already made reservation a long time ago, and the payment date will not be due until tomorrow. But she said she cannot find my name. I gave her the name of the girl to whom I made my reservation and suggested her to check again. She called me just 10 min ago, told me that she was sorry she cannot help me, and that it was all her staff's mistake and she was so sorry about it. Yes, it was her staff who FORGET TO PUT MY NAME ON THE LIST. I was so dissapointed. Especially because I planned the trip not for myself. It supposed to be our (my bros, Aria & I) surprise birthday gift for EYANG. I just want to cry now.

Tuesday, April 25, 2006

Buat Kamu

Born to Love

You walk into my life
And change the balance of my days
With your eyes you say
I am yours and you are mine
But still,
Something's very wrong
No I can't just go along
Though you want to stay
I must find a reason to delay

**
We're not the same
You playing game, I know
But If I keep my feeling strong
I'll find the song you sing

Though I can tell we're worlds apart
And in my heart it's clear
That love has found a cloudy day
I'm here to say
That I
Was born to love you (more)


Such a lovely face
With a warm and tender smile
Though I want you so
Found in deep inside keep saying
Don't
Trust your heart this time
Could my mind be playing games
Am I so betrayed
That my heart and mind
Can never be the same

(George Duke)

Maaf

So sorry if I hurt your feeling.

Saturday, April 22, 2006

My Dream

I had a very nice dream last night. It was so cute, because you were there, with R & D. And the five of us were playing together inside a very big house. Cool.

Wednesday, April 19, 2006

Sekarang

Saya butuh istirahat dari semua ini.

Thursday, April 13, 2006

Karena Itu

Saat nggak bisa ketemu... saat itulah kangen minta ampun.


PS: Terima kasih sudah dibelikan buku, dianterin kado ulang tahun, dan dibawain oleh2 untuk Aria.

Tuesday, March 21, 2006

Oleh-Oleh

You said you don't want anything from Shanghai but me at home, safe and sound. Here you are.

Tuesday, March 14, 2006

Tuesday, March 07, 2006

Ketularan

Dd, mungkin kamu tidak sadar bahwa kamu menularkan 2 kebiasaan baru yg bagus buatku:

"Kalau bangun jam 5.30, itu sdh kesiangan. R & D jam segitu sdh hrs mandi, mulai sarapan buat ke sekolah. Jadi bayangin aja, jam berapa harus bangun buat siapin sarapan mereka."

Sekarang aku bangun jam 5.00 krn setelah sholat subuh aku juga mulai menyiapkan makanan Aria untuk seharian (iyaaaa... sampai skrg dia belum makan 'real food', masih makanan yg dihaluskan). Jd aku masak 2 menu untuk sehari -pagi dan sore, dia blm mau makan 3x-, krn kasihan kalau makanan dia nggak variatif kan? Sementara kalau baby energizer itu sdh bangun, pengasuhnya nggak mungkin bisa masak2... Nggak mungkin banget. Jadi aku yg harus siapin pagi2.

"Sarapan itu perlu untuk energi bekerja seharian. Paling nggak makan buah, deh."

Ok, sekarang aku rajin sarapan. Awalnya sih susah minta ampun. Skrg kok susah berhenti ya? Hahahaha.... Lagipula aku pikir2, selama ini aku biarin aja Aria ikut2 aku nggak sarapan di waktu yg tepat (kadang jam 10 baru makan- kalau lapar), jadi kepikiran kalau nanti dia mulai sekolah trus masih tetep gitu polanya, kan kasihan juga ya... (iyaaa... masih lama sih, tapi kan nggak ada jeleknya mulai dari sekarang...).

Dgn caramu sendiri kamu sudah membuat aku menjadi lebih baik. Terima kasih ya.

Monday, March 06, 2006

Sama Saja

A Broken Heart

As I look up into the moonlit sky
I think of all the times that drifted by,
Somehow a time went on,
We decided it was time we were done.
I just wanted us to be together,
You and I forever.
There's nothing left for me anymore
Since the day I walked through the book store.
I feel a warm, rhythm of beat within my soul,
Now my future looks nothing but like a fool.
I wanted to walk with you hand in hand
Along a beach with only sea and sand,
Now I just want to ride for miles on my bike
On my own down a country track.

Dd

Wednesday, March 01, 2006

Kalau Demikian...

Semua yang Terlambat

Aku hanya sinar yang melintas sekedip...
Bagai kunang-kunang kecil...
Dan engkau, sayap-sayap yang meranggas,
Seusai sekepak kau mengudara
Membawa hatiku semua...

'Kita' adalah kata yang terlambat tercipta
Yang semestinya tak terjadi.
Dan cinta, ialah rasa yang pertama dan terakhir
'Tuk merangkum kerinduan
Kepasrahan, dan maafku...

'Tuk semua yang terlambat kulakukan
'Tuk semua yang tak sanggup kujanjikan
'Tuk semua...

Lama kucoba memandang jejak kaki kita tanpa sesal
Menerimamu tanpa aku...
Mengerti indahnya arti hari ini
Tanpa harapan 'tuk kembali.

Ke semua yang tak sempat kuungkapkan
Ke semua yang tak tepat kukatakan

Yang tak usai kujalani
Yang tak ingin kuingkari
Dan semua...

(Marcell)

Tuesday, February 28, 2006

Di Mana?

Where the Sidewalk Ends

There is a place where the sidewalk ends
And before the street begins,
And there the grass grows soft and white,
And there the sun burns crimson bright,
And there the moon-bird rests from his flight
To cool in the peppermint wind.

Let us leave this place where the smoke blows black
And the dark street winds and bends.
Past the pits where the asphalt flowers grow
We shall walk with a walk that is measured and slow,
And watch where the chalk-white arrows go
To the place where the sidewalk ends.

Yes we'll walk with a walk that is measured and slow,
And we'll go where the chalk-white arrows go,
For the children, they mark, and the children, they know
The place where the sidewalk ends.

(Shel Silverstein)

Monday, February 27, 2006

Bukan Sekedar Batal

Gonjang ganjing gue dgn Milan ternyata tidak selesai begitu saja. Masya Allah. Bener deh hr jumat kemarin itu rasanya gue kayak diputer2 roller coaster.

Jadi kehebohan dimulai pagi itu waktu semua org tercengang krn gue ngantor. Lha iya laaaaah... akhirnya gue capek menjawab kenapa nggak jadi ke Milan. Ini itu ini itu ini itu. Krn hari itu Jumat, gue merasa harus segera balikin kamera, segala baterai2, kaset rekaman, uang jalan (ngapain juga gue bawa2 lagi???)... dan dalam rangka mengembalikan ini itu, banyak juga pertanyaan yg hrs dijawab (tepatnya hrs diceritakan). Duh... melelahkan dan tiada berguna.

Kegoncangan dimulai lagi tepat jam 14.00. Tiba2 telp gue berdering, dari kantor versace jakarta:
V: Mbak, apa kabar?
G: Baik.
V: Sorry ya Mbak, kemarin nggak jadi pergi.
G: Oh, ya nggak pa pa, habis mau gimana lagi? Kapan saya bisa ambil lagi paspor saya?
V: Jadi gini Mbak, visa kan sdh jadi, tiket jg sudah ada. Masih mau pergi?
G: Ya mau....
V: Besok siang jam 13.30 waktu Milan ada show Roberto Cavalli.
G: Trus?
V: Bisa pergi sekarang? Memang tiket blm seluruhnya confirmed, tapi dicoba aja kan?
G: Maksudnya?
V: Mbak bisa nggak ada di airport jam 16.00?

Dueeeeerrrrr....

Ok, breath... breath....

Gue langsung telp. kanan kiri... iyalah... kan bukan keputusan gue bisa berangkat atau nggak. Meskipun om Cavalli itu jagoan neon skrg di dunia fashion, tp kan gue nggak tahu sejauh mana perjanjian dgn Versace. Ini hrs dibuat apa dan ngapain dan bagaimana. Ternyata Bu boss sih ok aja. Apalagi yaaaa... sedikit banyak dia tahulah bahwa gue bisa ngapain aja (Maksudnya dia emang gue hrs mikir sendiri. Sebel!!!). Jd urusan dgn dia sih relatif lebih gampang meskipun dia sempat kaget juga gue gedor pas di ruang meeting. Yg repot adalah... ngumpulin kembali barang2 yg udah gue balikin: kamera, baterai, tape recorder, dan uang. Gue udah kayak tokoh Saras 008 yg begitu di tlp langsung terbang... wuuuuussss.... Gue jg telp nyokap di rumah, minta tolong supaya sapi bunting disulap jadi kambing. Iya, ada kemungkinan hrs melewati perjalanan koboi... takutnya nggak sempat ngurus bagasi. Sampe Milan aja jam 10.30. Show jam 13.30. Jd mending bawa hand carry aja.

Saking hebohnya gue sampe agak lupa kalau paginya gue nyetir ke kantor. Begitu siap semua, gue udah mau nyetop taksi aja tuh di depan kantor. Untung nyokap sms: Hati2 di jalan nggak usah ngebut. Oh yaaaaa... mobil gue kan ada di parkiran. Dodol.

Ya udah, sampai di rumah langsung ganti baju, cium2 my Aria (sambil agak mewek. Ibunya yg mewek, Aria sih bengong aja). Trus langsung loncat ke taksi. Pas sampe airport jam 16.00. Sepanjang jalan gue udah sibuk aja cancel semua janji hari Sabtu.

Sampai di sana, langsung coba check-in. Tiket gue adalah Jkt-KL-Amsterdam-Milan. Ternyata KL-Amsterdam penuh bgt. Petugasnya nggak mau kasih gue check-in sblm ada keputusan dr KL. Duuuuuuh. Gue udah mulai cemas. Kayaknya bakalan lucu nih. Gue liat wajahnya mbak versace juga cemas. Telp dia nggak berhenti berdering. Kayaknya sih bos-nya yg di Milan dah mulai complain. Kita disuruh nunggu sampai batas akhir check-in yaitu jam 18.15. Huuuuh....

Daaaaan... gonjang ganjing hari itu berakhir dgn: gue batal (lagi!!!!) ke Milan. Minta ampun deh. Sampe detik terakhir KL nggak ngasih seat buat gue. Ya udah. Gue sebetulnya nggak takut kalau dicemplungin ke pesawat apa aja sampai KL atau Sing, dan atur sendiri perjalanan ke Amsterdam dr sana (I know that won't be easy... but... siapa takut???) Tp org Versace nggak bisa ngasih keputusan apa2, jd ya akhirnya pulang deh. Gue geret lagi kambing kecil gue. Di jalan, gue udah nggak tahu mau ngomong apa (Mbak versace dgn perasaan bersalah menawarkan hantaran gratis). Sepanjang jalan si mbak itu minta maaf, dia sibuk telp boss gue minta maaf juga. Gue sih jujur aja bilang ke dia: "Yg mahal dr semua ini adalah bill telepon saya, pasti melonjak dahsyat krn dari kemarin nelpon kanan kiri nggak pernah berhenti." Dan juga waktu gue yg terbuang percuma, semua pikiran gue yg tersita... yg sekecil apa pun, seremeh apa pun, tetap nggak bisa diganti dgn uang.

Ya udah, akhirnya Jumat malam itu gue pulang ke rumah lagi. Tetep ceria, krn malemnya bisa ketawa2 sama my Aria. Gue sih nggak sedih2 amat nggak jadi pergi krn biar gimana pun gue seneng bgt bisa lewatin week-end sama Aria. Cuma ya itu tadi... gue jadi jengkel krn rasanya buang2 waktu. Tapi yaaaa... gue juga tahu bahwa itu resiko pekerjaan, yg mungkin kalau nggak gue kerjain jg bisa bikin gue nyesel di masa datang. Who knows?

Sekarang? Gue masih di kantor. Mengerjakan pekerjaan yg sempat gue cuekin dua hari. Dan tetep bisa mengambil keuntungan dgn nggak jadi pergi krn ternyata hari ini rusuuuuuuh bgt. Banyak hal2 nggak terduga yg harus dilakukan. Ya sudah. Oh ya, lagi2 tadi pagi gue hrs capek menjelaskan kenapa gue masih di Jakarta, plus ada yg nanya apa rahasianya kok gue nggak jet lag. Duh.

Friday, February 24, 2006

Batal

Akhirnya? Nggak jadi ke Milan. Koper gue yg segede sapi bunting itu gue geret2 lagi ke rumah. Tp menunggu keputusan nggak jadi ini udah kayak nungguin kucing beranak. Org versace telp gue dua jam sekali. Pesawat udah digontaganti, dari mulai naik KLM, SQ, Thai, sampai terakhir Garuda. Dari mulai berangkat jam 12, jam 1, jam 16, jam 18, sampai akhirnya batal karena visanya nggak keluar juga.

Ya sudah, lihat fashion show di tv aja kali ya.

PS: Thanks for the Milan bag offer. Baik hati banget....

Thursday, February 23, 2006

Yes, She Is

I have to tell the world that she is so pretty.

Wednesday, February 22, 2006

Sejak Kapan Milan Pindah ke Jawa?

Gue seharusnya ada di Milan tgl.24 Februari, undangan Versace. Tapi karena undangan mendadak, gue baru urus visa tgl. 13. Akibatnya? Sampai hari ini visa belum keluar. Barusan PR Versace telp:

Mbak, sampai skrg visa belum keluar juga. Tapi besok siap2 aja ya. Sebaiknya Mbak ke kantor bawa koper aja sekalian. Kalau visa keluar jam 9 pagi, kita berangkat naik pesawat jam 1. Tapi kalau visanya keluar siang, kita berangkat naik pesawat yg jam 18. Ok ya Mbak?

Trus gue bengong. Ini gue mau ke Milano Italy, atau ke Milanprogo?

Sunday, February 19, 2006

Mengagumkan

Seperti juga ibu2 di seluruh belahan dunia... gue tergila-gila sama anak gue sendiri. Gue selalu nggak pernah berhenti mengagumi dia dan segala tingkah polahnya. Kadang gue pikir Aria itu alumni srimulat dalam hidupnya yg lalu, krn lucu minta ampun.

Kayak skrg ini dia lagi seneng menggusah binatang. Apa aja deh binatangnya pasti digusah alias diusir. Dr mulai cicak, kucing, ayam, sampe kuda yg lewat pun akan dia gusah. Dan ya binatang2 itu sih nggak merasa sama sekali kalau lagi diusir sama Aria. La ya gimana mau takut? Wong Arianya lucu?

Aria juga udah bisa mengenali mobil gue. Dalam arti kalau ada mobil warna abu2, selalu dia bilang itu 'mobil bu'. Pernah susternya cerita, seharian dia mondar mandir bbrp kali keluar rumah sambil teriak2 'bbu... bbu...' gara2 ada 2 mobil abu2 gantian berhenti di depan rumah. Trus waktu akhirnya beneran mobil gue yg datang, dia langsung ke garasi... berhenti di depan mobil dan bilang 'bu... baaaa...' duh maaaak... wajahnya itu lho! Ini salah satu yg bikin gue makin nggak seneng berangkat ke kantor.

Yg jelas sampai skrg gue masih heran kok gue bisa juga ya punya anak lucu begitu....

PS: Are you sure about adding one more kerusuhan into your group?

Wednesday, February 15, 2006

Selalu Berani

Image hosting by Photobucket

Berdua denganmu, aku tidak takut menghadapi apa pun.

Friday, February 10, 2006

I Think It's True

One of us is living in the wrong house.

Monday, February 06, 2006

Blank Messages

Yes they were blank, since words cannot express how I feel about you.

Thursday, February 02, 2006

For Sure

Image hosting by PhotobucketImage hosting by Photobucket

Happy happy joy joy tra la la....
Berdua kita senantiasa bahagia.

Tuesday, January 31, 2006

Beteberatdotcom

Gue di kantor sekarang, setelah menghabiskan long weekend with my Aria... dan skrg gue kangen banget sama si badung itu. And I still miss you too.

Monday, January 30, 2006

I Miss You

If I still can say that....

Wednesday, January 25, 2006

Curhat

Image hosting by Photobucket

Papap: Dik, kamu kok lemes gitu?
Aria : Pap, aku tuh tadi capek banget lho, naik tangga ke GWK. Duduk di sini agak lama boleh ya?


(Lokasi: De Demit Cafe, GWK, Bali)

Friday, January 20, 2006

Kangen

...menyayangi...
...disayangi...
...memperhatikan...
...diperhatikan...

Thursday, January 12, 2006

Semanis Madu

Parking lot, Jan 11,06, 19.23:

Take care of Aria, for me, please.

That was the sweetest thing I've ever heard.

Thursday, December 29, 2005

Alasannya

The Way You Look at Me

No one ever saw me like you do
All the things that I could add up to
I never knew just what a smile was worth
But your eyes say everything without a single word

Coz there's something in the way you look at me
It's as if my heart knows you're the missing piece
You make me believe that there's nothing in this world I can't be
I'd never know what you see
But there's something in the way you look at me

If I could freeze the moment in my mind
Be the second that you touch your lips to mine
I'd like to stop the clock make time stand still
Coz baby this is just the way I always wanna feel

Coz there's something in the way you look at me
It's as if my heart knows you're the missing piece
You make me believe that there's nothing in this world I can't be
I'd never know what you see
But there's something in the way you look at me

I don't know how or why
I feel different in your eyes
All I know is that it happens everytime

Coz there's something in the way you look at me
It's as if my heart knows you're the missing piece
You make me believe that there's nothing in this world I can't be
I'd never know what you see
But there's something in the way you look at me

The way you look at me


(Christian Bautista)

Pesta Kejutan

Wapemred gue -BG- pensiun tahun ini. Dan besok adalah hari terakhir dia bekerja, setelah bergabung dgn grup ini sejak 1974 (minta ampun.... 31 thn...). She is a nice lady, menyebut dirinya Tante Oma kalau ngobrol sama Aria atau anak2 redaktur yg lain. Tadinya kita2 mau bikin surprise party besok (jumat) di rumah beliau, tapi kemarin (rabu), sekretaris redaksi bilang kalau hari itu sdh di-reserved sama BOD buat perpisahan beliau. Jadi kita majuin lah jadi hari ini. Meaning... we only had 1 day to prepare everything! Dan krn ga ada waktu buat kongkalikong sama org rumah, jadilah dipindahin tempat pesta di kantor saja. Artinya... kita hrs menyulap meeting room yg secuplik itu jadi ruang yg 'lebih layak'. Tukang tumpeng ditelpon disuruh majuin sehari. Juga tukang es kelapa dan cemilan lainnya. Trus usaha bgt minjem kain maroon untuk nutupin drawer dan dinding. Foto BG jaman dulu dicari2 trus dibikin a la cover majalah dgn coverline yg lucu2 sama crew artistik (BG-wave for your hair). Ada yg lgs terbang ke asemka beli balon dan confetti.... Ide paling brilliant adalah menelpon amarylist florist... yg memberi kita dua karangan bunga cantiiiiiik banget. GRATIS. Trus gue ngaduk2 gudang 'persembahan' nyari2 hadiah yg bagus buat BG. Dapet 1 set perlengkapan mandi l'occitane, make-up dior terbaru komplit, parfum escada, sama produk perawatan dari kose yg kalau disatuin jadi sekeranjang besar (wih, kayak ngurusin seserahan aja). Trus gue juga sempet ke kinokuniya beli voucher (BG adalah pecinta buku). Sip. Cihuy.

Jadi kemarin keguncangan itu dimulai. Sampai malem usaha menyulap meeting room jadi ballroom maroon yg ok banget, dgn balon2 warna emas. Kereeeeen.... Nggak perduli deh, dinding dan plafon pada bolong kena paku payung... hahaha... yg penting gaya. Trus ada tukang lukis kaos dadakan... yg melukis 23 kaos2 putih dgn tulisan I LOVE BG. Sebelum pulang, sempet kompakan sama supir kantor yg mau jemput BG buat pura2 mogok di jalan besok paginya, soalnya kalau nggak si BG bisa dateng duluan....

Tadi pagi pun semua janjian dateng pagi. Gue dipesenin bawa standard kanvas lukis nyokap, buat nyenderin foto BG. Trus Dz yg bawa karpet2 maroko nyokapnya. Ada Rs yg nggotong2 TV dan vcd player (krn ngotot mau ada karaoke-an). Ai yg bawa puding coklat enaaaak bgt. Dan macem2 lah.

Kita semua (tumben) dateng pagi, last minute beres2, trus nunggu BG deh. Pak supir sms waktu BG sdh sampe di setiabudi one. Jadilah sandiwara dimulai. Kaos ILB dipake dan didobel sama baju biasa. Trus kita semua pura2 nggak ada apa2, duduk manis di meja masing2. Begitu BG masuk, my pemred lgs panggil dia masuk ke ruangannya. Nah! Kita lgs mlipir deh ke meeting room. Setelah semua siap, salah satu dr kita sms mbak pemred supaya ngajak BG ke meeting room.... Hari ini memang sdh dijadwalin akan ada special meeting ngomongin edisi wedding, dan acara tahun depan, juga mau dipake BG buat pamitan. Begitu BG buka pintu... kita semua lgs teriak: SURPRISE!!! Dan sukses: Tante Oma bengong sebentar di pintu.... Melihat kita2 pake kaos putih seragam.... Hahahaha.... Tp BG sdh janji nggak nangis (hahaha). Senengnyaaaaaaa.... sukses juga bikin surprise party.

Habis gitu ya edan2an deh. Skrg ini di ruangan masih ada yg karaoke sambil makan nasi tumpeng dan minum es kelapa muda (after party kali yaaaaaa...). Bentar lagi pasti pada rusuh beres2nya... hahaha....

Tuesday, December 27, 2005

Tentang Menunggu

Samudera Mengering

Aku... harus bisa mengalahkan
Malam-malam kesepian
Yang menjadi
Musuh besarku

Aku... harus bisa menaklukkan
Hari-hari sendirian
Yang menjadi
Lawan tangguhku

Tak ada yang akan bisa
Meruntuhkan niatku
'Tuk bertemu
Memeluk
Dan menyanding

Meski surya membenamkan
Tubuhku di lautan
Kutunggu
Sampai samudera mengering

Kutunggu sampai samudera mengering

(Jikustik)

Thursday, December 22, 2005

Is It Rudolf?

Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com

Kidang talun
mangan kacang talun
mil kethemil, mil kethemil
si kidang mangan lembayung...


(Papap selalu protes kalau ada yg nyanyi lagu ini: wong rusa skandinavia kok dinyanyiin kidang talun...)

Tuesday, December 20, 2005

Siapa?

Penting tidak penting, bagus tidak bagus... siapa yang menentukan sih? Apa patokannya? Kalau buat loe penting tapi buat gue nggak... trus kenapa?

Thursday, December 15, 2005

TMII

Image hosted by Photobucket.com

Aku pernah ketiduran di depan Keong Emas....

Friday, December 09, 2005

So Sorry

I can't help myself but ask: "Kapan ke Jakarta lagi?"

Huhuhu....

Thursday, December 08, 2005

Thank You, Again (part 2)

Everybody was screaming seeing a pretty bouquet on my desk. Thank you.

Wednesday, December 07, 2005

Who Knows?

IT MIGHT BE YOU

Time, I've been passing time watching trains go by
All of my life
Lying on the sand
Watching seabirds fly
Wishing there would be
Someone waiting home for me

Something's telling me it might be you
It's telling me it might be you
All of my life

Looking back as lovers go walking past
All of my life
Wondering how they met
And what makes it last
If I found the place
Would I recognize the face

Something's telling me it might be you
It's telling me it might be you

So many quiet walks to take
So many dreams to wake
And there's so much love to make
I think we’re gonna need some time
Maybe all we need is time

And it's telling me it might be you
All of my life

I've been saving love songs and lullabies
And there's so much more
No one's ever heard before

Something's telling me it might be you
Yeah, it's telling me it must be you and
And I'm feeling it'll just be you
All of my life

It's you, it's you
I've been waiting for all of my life
Maybe it's you
Maybe it's you
I've been waiting for all of my life.

(Stephen Bishop)

Tuesday, December 06, 2005

Candu

Kamu tahu kan...
Semua kejutan
Yang kamu buat
Akan selalu
Membuat
Kecanduan?

Friday, December 02, 2005

Time Off

How can I tell people that I need to be left alone for a while?

Thursday, December 01, 2005

Reminder

I was in a toy store accompany my friend who wants to buy a metal body for his gun. Suddenly I remembered you. No, it wasn't the gun that reminded me of you. It's the hobby. A unique one. Like yours. I miss you.

Wednesday, November 30, 2005

Terima kasih

We did it, together, finally. Thank you.

Thursday, November 24, 2005

One of The Clue

Gue makin sadar kalau gue betulan jatuh cinta ketika gue tiba2 pengen punya rumah di ujung dunia, biar punya waktu lebih lama berdua dalam perjalanan pulang.

Tuesday, November 22, 2005

At The Beach With My 20lbs Diamond

Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com
Aria memang cukup sering gue bawa ke Ancol supaya dia main air sambil mandi matahari. Biasanya kita berangkat pagi banget, supaya waktu pantainya rame sekitar jam 8-an gitu kita udah pulang. Libur lebaran kemarin, 'crew Ancol' makin rame dengan adanya Papap & Papacay. Sayangnya, Aria kayak 'lupa' senengnya main di air, alias jadi takut gitu. Apa karena Ancol rame banget ya?

Sunday, November 20, 2005

Kala Kini

Biarkan berjalan
Setapak perlahan
Entah ke mana
Mengikuti rahasia
Pasang surut takdir
Garis tanganku dan tanganmu

Biarkan melangkah
Tanpa tahu arah
Asalkan diriku
Dibebaskan menikmati candu
Yang disisipkanNya
Ketika menciptamu

Biarkan candu itu
Merasuk jiwaku
Hingga tergila padamu
Buatku melayang
Satu tujuan
Kamu

Tanpa tahu waktu.

Thursday, November 17, 2005

This is What I Feel

Here in My Heart

I keep on thinking,
I should be free,
this time just sleepin' alone,

With 17 reasons,
Not to believe,
nothing goes, everybody knows,
like you always wanted to be,

::
But here in my heart,
There's a dream that's unbroken,
and it gets in my way,
but it won't be denied,

Oh here in my heart,
The door is still open,
Waiting for you,

To walk into my life,

What I've been feeling,
I can't explain,
Lost in the blues of your eyes,

And I'm falling so hard,
Just like the rain,
Comes a time when you cross the line,
And you know you got to believe.

::
'Cause here in my heart,
There's a dream that's unbroken,
And it gets in my way,
But it won't be denied,

Oh here in my heart,
The door is still open,
Waiting for you

To walk into my life.

I know... I may never sleep again
'Till I see you

Oh baby I know,
I know,
Life is too short,
And I can't pretend.

It's not about you,
Not about you,
Can't do without you...

(Chicago)

Monday, November 14, 2005

Salah Sangka

Setelah dua minggu lebih mengurusi Aria tanpa the nanny... gue pikir kalau tiba saatnya gue ke kantor, Aria akan lebih susah ditinggal. Ternyata... gue yang makin susah meninggalkan dia.

Maaf lahir dan batin, you all...

Monday, October 31, 2005

Wednesday, October 26, 2005

Last Night

Dengan caranya masing2, seluruh kejadian malam kemarin sangat mengesankan dan nggak akan pernah gue lupakan.

Sunday, October 23, 2005

Terima Kasih

Image hosted by Photobucket.com
Aria sayang, terima kasih sudah menjadi penerang hati yang memperkaya jiwa Ibu selama 365 hari terakhir. Selamat ulang tahun. Semoga selalu sehat dan bahagia. Amin.

Friday, October 21, 2005

The Thing She Can be Addicted To

(An Sms)
Him: Hey you, what are you doing now?
Her: Busy. I am writing up a new article.
Him: You sound unhappy.
Her: I am just tired. This is the 2nd article I have to write today.
Him: Anything I can do to cheer you up?
Her: Can you call me? I want to hear you voice....
Him: I'll do that in the next 20 minutes, after I am done with my meeting. Ok?
Her: Ok. Thanks.

(20 minutes later, a phone call)
Him: Hi there....
Her: Hey...
Him: Still working on your article?
Her: Yes, and I kind of have a writer's block.
Him: What should I do to make you happy?
Her: Drive here and hug me.
Him: Is that what you want?
Her: Forget it. You cannot drive for 2 hours just to do that.
Him: Do you really want me to come to your place?
Her: Hmm....
Him: Ok. If that is what you want, go downstairs. I'll meet you there.
(He cut the call)

(She called him back)
Her: You are joking.
Him: No. I'm in the city, and now I'm in front of your office. Just go downstairs.
Her: Why don't you go up to the 3rd floor and see me? I don't trust you.
Him: I cannot find any spot to park my car. And I can't just leave my car here, can I?
Her: You are kidding me....
Him: No. Just go downstairs.
(He cut the call again)

(She called him again)
Her: You are not here, aren't you?
Him: Just go downstairs and see me.
Her: No, you can't be in the city. Not today.
Him: Who says that?
(He cut the call again)

She finally went downstairs.... And there he was, in his car, in front of her office... holding a bouquet of roses.... And she got more than one hug. What a nice surprise.

Thursday, October 20, 2005

Aria di Bulan Puasa

Puasa udah hampir 2 minggu kok ya baru bikin postingan soal puasa... hahaha.... Tahun lalu gue nggak puasa karena kan hamil dan melahirkan. Nggak terasa ya Aria sudah mau setahun umurnya. Kayaknya baru kemarin gue mikir2 wajahnya dia bakal kayak apa... skrg dia sudah bisa ngoceh2 dengan bahasa planet yang hanya dimengerti oleh dirinya sendiri. Dia juga sudah bisa buka sendiri lemari-lacinya yang paling bawah. Sebetulnya, awalnya adalah waktu gue mengganti isi lemari-laci itu. Memang gue rutin mengganti isi lacinya, baju2 yg kecil dikeluarin, diganti yg baru. Nah, gue baru sadar kalau skrg Aria sudah bisa ikut2 membongkar laci. Begitu laci itu gue buka... dia langsung berdiri di depannya, dan mengeluarkan seluruh isinya tanpa kecuali! Duh biyuuuung.... Sambil teriak2 seneng banget, dia keluarin seluruh isi lacinya, trus dia guling2an di atas baju2 yang amburadul di lantai itu. Hhmmm... anak gue badung begini, nyontoh siapa ya? Hahahaha....

Sejak itu, dia 'belajar' membuka sendiri laci yg paling bawah. Ya udah, skrg isi lacinya diganti, yg tadinya baju2 jadi botol2 bangsa minyak telon, baby cologne, sabun dkk yg masih baru... Soalnya kalau dia acak2 baju terus... bisa2 dekil sebelum dipake dong bajunya....

Bulan puasa ini... Aria ikutan bangun sahur. Dia begitu bangun langsung berdiri di pinggiran baby box, ngintip2 keluar lewat pintu yang terbuka sedikit, sambil teriak2 dengan bahasa planet. Kalau udah gitu, ya harus diangkat. Dan harus didudukin di kursi makannya, pura2 ikut sahur deh. Padahal dia sih cuma ngetok2 meja pake sendok. Ada2 aja tuh anak. Kata nyokap, Aria ikutan sahur cuma kalau gue juga sahur. Waktu gue ke Bali, dia sama sekali nggak ikut bangun. Waktu gue nggak puasa, dia juga nggak ikutan sahur lagi. Kok bisa sih?

Trus dia juga lagi seneng minum pake gelas. Padahal ya tumpah2, bajunya pasti jadi basah semua. Beberapa hari yang lalu dia juga senang makan krupuk. Padahal makan aja masih bubur blender... tp sdh minta krupuk. Aneh. Tp skrg krupuk dihentikan supply-nya karena dua hari lalu Aria kena radang tenggorokan.

Ngomong2 soal radang tenggorokan... gue sempet trauma waktu suatu malam Aria badannya tiba2 hangat tp nggak rewel, plus nggak mau makan dan minum, mulutnya dikunci rapet banget.... Gue langsung ingat lagi waktu dia demam berdarah. Oh no. Rasanya pagi itu gue mau ke kantor susah banget. Trus malemnya, waktu panasnya nggak turun juga, langsung gue bawa ke dokter. Dokternya juga sama traumanya kayak gue. Begitu dilihat tenggorokan Aria merah (waktu itu DBD dia komplikasi radang tenggorokan), dia langsung mencet2 badan anak gue, cek bintik.... Alhamdulillah ga ada. Tapi tetep dikasih form untuk cek laboratorium kalau paginya masih tetep panas. Malam itu dikasih antibiotik satu karung. Alhamdulillah lagi... obatnya tokcer. Sebelum tidur Aria udah mau minum susu lagi. Dan sepanjang malam minum susu setiap sejam sekali 30ml. Ok... simboknya ini yg pagi2 bangun ngantuuuuuk banget krn tiap jam hrs bikin susu. Tp seneng lah waktu paginya Aria sdh mulai ngoceh2 lagi. Gue sempet main2 di rumah sampe jam 11-an sebelum berangkat ke kantor.

Hari ini Aria sudah ceria kembali. Tadi pagi mandi sudah dengan gembira, nggak mau diangkat dari ember. Main air terus sama main bebek baru hadiah ulang tahun yang datangnya in advance (Thank you!). Rasanya memang nggak ada lagi yg lebih berharga daripada anak sehat....

Trus, tadinya rencana lebaran mau di Singapore... Tapiiii... kehabisan tiket. Ya sutra... batal deh Om, mau ketemuan di ulangtahunan... Juga rencana menengok Tante ini. Huhuhuhu.... Ya sudah, semoga nanti2 tidak batal lagi.

Wednesday, October 19, 2005

This is The Final

It is official now. It's just the two of us: Aria & Ibu.

Sunday, October 16, 2005

Bodoh

Gue ternyata sangatlah tolol dalam hal ini.
Gitu aja kok nggak ngerti... nggak bisa memutuskan. Dasar.
Selama ini ngapain aja? Bukannya belajar.
Udah lah... maklum... bodoh.

Friday, October 07, 2005

Di Bali

Gue skrg di Bali. Di tempat yang sangat bagus... dan bisa dipastikan sangat mahal. I have my own buttler who will assist me 24 hours. But I miss my Aria. And I miss you too. Better check with my buttler that I can go home on Sunday night, instead of on Monday as scheduled in my itinerary.

Wednesday, October 05, 2005

Contemplation

... loving you is the most beautiful thing for me in perhaps the last decade... I don't want to face the fact if it's not you destined for me....

Friday, September 30, 2005

Thank You, Again

For taking me to dinner, driving me home, picking me up to work, buying me lunch, and showing me everything.

Tuesday, September 27, 2005

Monday, September 26, 2005

Terima Kasih

I know you did a big thing today. And I am glad that you did that... for me. Thank you.

Friday, September 16, 2005

Heaven

I was very very very busy lately. With my working in and out of the office, with my edgy situation, with my feeling... with my life... up to the point I realize I didn't spend enough time with my Aria. I skipped a lot of his morning bath time because I had to leave the house so early, and most of the time I came home very late long after he fell asleep.

Yesterday, I was so tired I didn't even remember driving home. I left around 6, and got home by 12... By the time I entered my room, of course my Aria was already in his bed. Since I didn't see him the whole day, I was quite happy to know it was around 12.30, time for his midnight milk. I picked him up and kissed his cheek to wake him up. He didn't open up his eyes, but he drank his milk anyway.

Usually, after he finished his milk I would put him back to his baby box, but I didn't do that last night. I let him sleep in my bed. He slept on his tummy, as usual, his cute face was facing toward me. I wanted to put my arm around his back, but then I saw his little fingers were looking for something, so I gave my hand and he held it like didn't want to let it go. I let my face glued to my baby's forehead, I could smell his scent. I could not remember the last time we slept in the same bed... but I will never forget that my baby was the only one keeping me from falling apart.

With my hand in his hand, it was very uncomfortable position for me. After almost the whole week of exhaustion, even though I was so tired and I knew I would wake up with back pain if I stayed in that position -it really was not a healthy pose, still I felt something better than happy in my heart being so close to my Aria. With Harry Connick Jr. sang More in the background... it almost felt like heaven.



This is one of many moments I want to share with you. Just as I wanted to share the green scenery I enjoyed in the golf course, or the blue ocean I saw when playing with my son by the beach under the morning sun, or the nice book I found in the bookstore, or the silly stories I heard from those executives on that stupid tel-conference, or the Ruth's concert last night .... I really want to share a lot of things, with you. You know who you are.

Wednesday, September 14, 2005

Funeral Style

Bencong Fashion Editor (BFE): Di, it's been a week....
Gue (G): Of what?
BFE: You are wearing black outfits.
G : So?
BFE: Are you attending a funeral everyday?
G : What?
BFE: I used to see you in pink or red....
G : And?
BFE: Lately you are like someone who will come to a party with dresscode: Six Feet Under. Is anything wrong?
G : Hopefully not.

Monday, September 12, 2005

Closing

All we need is a beautiful closure. And we did it, didn't we?

Thursday, September 08, 2005

Our Way

Even if we walk toward different directions now, I still hope that someday we both will find circles so we can turn around and meet again at one point.

Wednesday, September 07, 2005

Apa Maksudnya?

Why did you say something like that?
Did you think that will make me happy?

STOP IT.

Semoga Bukan Insomnia

Gue nggak bisa tidur tadi malem. Ini memang bukan yang pertama kalinya. Dan gue juga tahu sebabnya. Itu yang bikin sebel. Karena I can't do anything about it. Jengkel. Telat mikir banget. Nggak bisa tidur tentu bikin ngantuk kan? Padahal hari ini ada jadwal wawancara dan pemotretan. Moga2 narasumbernya lagi in a good mood biar gue nggak dijutekin krn pasti gue nanti agak2 error. Huh. Oh ya, rapat redaksi ya jam 10? Haduh. Rasanya pengen minggat aja deh. Males banget. Ini semua gara2 nggak bisa tidur. Sungguh bukan awal hari yang menarik.

Tuesday, September 06, 2005

The One Who Makes My World Make Sense

Image hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.comImage hosted by Photobucket.com


Ritual pagi Aria: bangun tidur, main di rumput... sayangnya tadi pagi mata kirinya digigit serangga jadi agak bengkak. Kasihan, Sayangnya Ibu....

Monday, September 05, 2005

Dari Akhir Pekan

Jalan bareng cowok yang nggak pinter... ternyata kurang menyenangkan ya... hehehehe.... maaf... maaf.... Tapi beneran, nggak pengen lagi.

Sunday, September 04, 2005

Wish Me Luck

If I am longing for those nice short messages

And I am waiting for those blinking screens

I will always remember what you said

So

Until we meet again.

Friday, September 02, 2005

I Have To Do It

Never thought that it will be this hard.

Thursday, September 01, 2005

Addicted to Illusions

"Dee, lagi ngapain?"

"Dee, otw to office?"

"Dee, udah bangun?"

"Dee, can I call you now?"

"Dee, udah mandiin Aria?"


If that was the dark side you wanted me to know... guess that thing didn't change my feeling.

Monday, August 29, 2005

The After Lunch Call

August 29, 2005

14.25

Wish you the best of luck. I am going to miss you.

To My Agony

Evacuee

Each time on my leaving home
I run back to my mother's arms
One last hold and then it's over

Watching me, you know I cry
You wave a kiss to say goodbye
Feel the sky fall down upon me

All I am
A child with promises
All I have
Are miles full of promises of home

If only I could stay with you
My train moves on, you're gone from view
Now I must wait until it's over

Days will pass, your words to me,
It seems so long... eternity
But I must wait until it's over

Enya

Sunday, August 28, 2005

Jebakan dalam Hati

Apa betul ini yang gue rasakan? Sekarang gini deh, seberapa cepat perasaan itu hilang? Atau seberapa cepat dia datang? Ada ukuran baku atau nggak?

Gue antara seneng, takut, sedih, bangga... semua campur aduk kayak adonan roti. Tinggal dimasukin loyang trus dimasukin oven...jadi deh...hahaha....

Ini seperti bermain dengan jebakan. Kadang2 ada sisi hati gue yang menyuruh gue untuk ikut bermain, yakin tidak akan terjebak karena gue merasa sudah akrab sekali dengan lorong2 tersembunyi dalam permainan ini. Tapi ternyata oh ternyata, ada titik di mana gue terpaksa terdiam terpaku, menemui bahwa ternyata masih ada juga hal-hal yang belum pernah gue temui sebelumnya.

Tapi gini deh... rasanya nggak mungkin gue nggak pernah bertemu hal itu sebelumnya. Hmm... jadi kepusingan gue bisa jadi karena gue takut akan mengalami lagi terjebak di tempat yang sama. Kok bisa? Susah untuk tidak terjebak karena gue tidak tahu di mana tepatnya jebakan itu berada. Artinya? Gue tidak mengenal hati gue sendiri. Jadi? Gue gila kali ya.

You are not real, anyway....

Friday, August 26, 2005

Game Over

No winner.

No loser.

And I am happy.

Thursday, August 25, 2005

The Game

Can we refrain from doing the things we love to do in the next 48 hours?

Wednesday, August 24, 2005

5 Tahun Lagi

Seseorang bertanya apa yang gue inginkan akan terjadi 5 tahun ke depan?

Pertanyaan itu membuat gue berpikir... agak lama.

Kalau pertanyaan ini diajukan ... hmm... dua tahun lalu, mungkin gue bisa lebih cepat menjawab. Pengen ini itu. Seingat gue, waktu itu gue masih punya sederet 'ambisi pribumi' yang macem2 banget. Seperti menggali kembali kecinaan gue di negeri Cina dan mengulik keprancisan di negaranya sana. Tapi ambisi itu nempel sama keinginan lain yang ternyata bubar di tengah jalan. Ada satu set mimpi yang harus dihapus karena keadaan nggak memungkinkan lagi.

Trus ada Aria. Sebetulnya kehadiran Aria lebih besar unsur kejutannya, karena terus terang gue tidak punya bayangan dia akan datang saat itu. Ini kejutan yang membahagiakan, tentu. Apalagi sekarang dia bener2 jadi penerang hati yang sempurna. Aria datang saat gue harus membangun lagi mimpi2 gue, setelah beberapa mimpi sebelumnya terpaksa kandas, bahkan sebelum dibangun. Dan dengan adanya Aria, mimpi yang gue bangun jadi lebih berwarna, meskipun tentu saja jadi makin kompleks.

Mungkin Aria memang jadi jawaban yang tepat kalau gue harus menjelaskan apa saja keinginan gue 5 tahun lagi. Karena sekarang ini Aria jadi alasan untuk semua yang gue lakukan.

Jadi, apa yang gue inginkan terjadi dalam 5 tahun ke depan? Gue dan Aria bahagia.

Tuesday, August 23, 2005

Catatan Hari Ini

Kemane aje Paaak??? Hari gini....

Monday, August 22, 2005

Are We Thinking about the Same Thing?

I have to take off slowly because I don't want a crash landing.

So, take your time. I will always remember, that everything starts from a dream, ambition, and effort....

Sunday, August 21, 2005

Duh....

Kadang2 gue benci tapi rindu sama kerjaan2 di luar kantor. Benci karena mengorbankan waktu luang gue untuk tetap bekerja... tapi gue juga rindu bayarannya. Kayak sekarang ini, gue harus kerja di hari Minggu nan cerah oh bagus sekali sih cuaca di luar, sementara my Aria lagi seru2nya teriak2 di luar sambil main2 kucing dan ngaduk2 ikan di gentong. Suaranya lucu banget... da da da... trus ketawa2 sampai tergelak2... aaaaah.... Dari tadi gue mau mulai kerja susah bener, gara2 lebih sering keluar rumah liat2 anak gue itu. Huh. Ya sudah, gitu aja curhat hari ini.

On a brighter note: Bener ya? Janji ya kapan2 jalan2 bareng.

Friday, August 19, 2005

Sebuah Surat

Kemarin gue menerima sepucuk surat. Sebuah surat yang sifatnya antara ditunggu dan diharapkan tapi waktu akhirnya diterima malah bikin sedih dan jengkel. Because that is something I have to do, not the thing I want to do. Mudah2an gue tidak menyesal di kemudian hari. Sebetulnya, gue memang bukan tipe orang yg menengok ke belakang dan menyesali apa2 yg pernah gue lakukan atau yang tidak pernah gue lakukan. Tapi untuk sekarang ini gue nggak tahu apa yang gue rasa... karena semua bercampur jadi satu menjadi perasaan yang tidak gue kenali sama sekali.

That's why I tried to call you. Your call from the top of the hill really boost my energy up. Thank you. I mean it.

Thursday, August 18, 2005

My Son, The Model

Kemarin pagi, bukannya ngurusin anak2 RT yg mau karnaval... gue malah pagi2 udah keluarin mobil keliling2 komplek nyari tukang majalah. Eeee... tukang majalahnya nggak ada yg buka. Ya iya sih, setelah dipikir dgn tenang kan ya mrk itu pasti lagi siap2 ikutan panjang pinang TV7 yg di Kalimalang ya... oalah....

Nggak tenang, soalnya gue nggak sabar banget mau lihat majalah Ayahbunda no. 17. Karena... ada Aria di halaman mode! Oooooh... senangnya... senangnya... anakku bisa tampil secara nasional, di media cetak yang diperjualbelikan. Hahahahaha....

Pemotretannya sendiri udah hampir sebulan yang lalu. Waktu itu Aria lagi mau tumbuh gigi jadi ngeces nggak keruan. Yang tampil di majalah itu udah di touch up habis2an kali sama bagian artistik-nya karena kalau nggak... keliatan banjir gitu lho. Proses fotonya sendiri nggak lama, karena Arianya juga nggak rewel waktu itu. Seru2 aja dia mainan sendiri. Tapi agak susah karena dia juga nggak bisa diem kalau liat gue, maunya nyamperin. Makanya heran juga gue, pas hasilnya nongol kok ada juga yg dia nggak di posisi melata.... Hebat lah fotografernya.

Jadi... jangan lupa beli majalah Ayahbunda terbaru ya! :D


Yes, Biker, I slept smiling last night. And it was not just because Aria's pic is on the magazine....

Tuesday, August 16, 2005

Ini dan Itu

Majalah dewi September udah keluar. Dan ada tulisan (plus wajah cantik) tante ini. Hebat... hebat.... Jangan lupa makan2 kalau nanti ambil honor. Hayoooo... yg masih hutang janji mau menulis... tante ini dan kawannya. Gimana? Jadi nggak.... Yg lain kalau berminat juga boleh lho.

Skrg kantor lagi kayak kapal tabrakan dengan kapal sebelahnya... huancuuuur... krn memang ada kegoncangan tabrakan antara edisi bulanan dan edisi khusus. Doakan saya selamat dan tidak karam ya....

Tadi pagi cek gigi Aria udah tumbuh lagi. Skrg kalau ketawa keliatan gigi2 kecil lucu banget. Dan dia seneng banget ketawa jd sering keliatan gigi. Tapi kalau dipaksa buka mulut pasti nggak mau. Hahaha.... Skrg dia lagi 'belajar' naik kuda nil. Masih takut-takut karena memang dia belum bisa berdiri betul. Tapi seperti biasa sok tahu aja. Trus kalau udah capek di punggung kuda nil dia main2 rodanya. Sambil bilang '..daaa...daaa...' Jadi giginya keliatan deh. Hahahaha....

Monday, August 15, 2005

Happy Happy Joy Joy

Duh senengnya... senengnya....

Pagi2, nyampe kantor, di atas meja ada oleh2... cardigan banana republic EMPAT BUAH (!!!!). Senangnya... senangnya.... Jadi mau ketawa terus nih. Senangnya....

Cerita wiken... main sama Aria sepuasnya. Trus karena eyang pengen punya celana training baru, jadi kita anterin ke Lotus. Sebelum pergi, suster bilang susu tinggal sekaleng. Oke deh... jadi sekalian belanja deh.

Eee... ternyata bener lho, kita berdua nganterin eyang. Krn waktu di Lotus, Aria minta minum, jadi ibu ya duduk aja nungguin Aria minum. Trus di bawah Lotus kan ada toko mainan... nah, pulangnya masuk ke situ deh. Aria langsung tertarik sama 'permainan vandalism' yang bentuknya palu2 buat mukul2. Waktu diintip, harganya 800rb!! Tolong. Tapi Aria serius banget main itu. Yaaa... biar gitu 800rb, yang bener aja.... Akhirnya akal2an sama eyang, mengalihkan perhatian Aria dengan bola kuning. Eeee... mau juga.... Ya udah, buruan deh didorong keluar strollernya... bayar bola... sepuluh ribu saja. Hihihihi....

Habis dari situ, mikir2 mau belanja ke mana. Akhirnya diputuskan ke Carrefour Cemp. Putih. Di sana udah sempet mau belanja ini itu. Tau2 waktu masuk, Aria wajahnya strawberry. Hehe... ini ciri2 kalau dia pupup. Ya udah, terpaksa ditungguin. Dan kok ya kasian bgt kayaknya pupup di stroller nggak enak. Jadi sementara ngebom gitu, Aria digendong pundak. Ya ampun. Gila deh baunya mematikaaaaaaaaaaaaaaaan.... Hahahaha....

Habis beli susu ini itu, ya udah, pulang deh. Sampe rumah Aria seger bener di mobil tidur terus. Beneran begitu nempel car seat langsung merem. Ya udah, berhubung dia seger akhirnya ya main2 terus sampe rasanya pinggang gue mau copoooot....

Tapi seneng lah, spending time with my Aria bener2 seru kok.

Btw, ini postingan paling nggak penting sedunia ya... hehehe... habis bengong nih, kantor kayak bedol desa, nggak ada orangnya. Ya sorry kalau jadi posting ngada2 gini. Hihihi....

Wednesday, August 10, 2005

Just For Para Istri

Do you ever imagine how a brazilian wax can change you life?

Friday, August 05, 2005

My Love

Pelipur lara paling mujarab setelah menghadapi kegoncangan duniawi yang menyebalkan adalah melihat the next Balawan beraksi.

Image hosted by Photobucket.com

Thursday, August 04, 2005

Now I Know

When a simple chat lead me into (heavy) tears, I realized I still can't get over it.

I Love You Too

Image hosted by Photobucket.com

Wednesday, August 03, 2005

Few Updates

Wah gila juga ya... sibuk bgt sampe nggak sempat posting. Entah ya, ngapain aja sampe rasanya kekurangan waktu buat main2 blog.

Aria sekarang:
Image hosted by Photobucket.com

:: sudah belajar berdiri
:: lebih suka tetah (bikin bongkok ibu)
:: giginya sudah tumbuh 3 (dua di atas, satu di bawah)
:: tetap melata nggak pengen merangkak
:: akhirnya mau makan nasi tim diblender
:: kalau ditinggal ke kantor pasti nangis

Wednesday, July 13, 2005

High Hopes

The Long and Winding Road

The long and winding road
That leads to your door
Will never disappear
I've seen that road before
It always leads me here
Lead me to you door

The wild and windy night
That the rain washed away
Has left a pool of tears
Crying for the day
Why leave me standing here
Let me know the way

Many times I've been alone
And many times I'vecried
Any way you'll never know
The many ways I've tried

But still they lead me back
To the long winding road

You left me standing here
A long long time ago

Don't leave me waiting here
Lead me to your door

But still they lead me back
To the long winding road

You left me standing here
A long long time ago

Don't leave me waiting here
Lead me to your door

Yeah, yeah, yeah, yeah


The Beatles