Tuesday, October 06, 2009

Day 7

I was being unfair. Of course he is not you. Not even close...

Monday, October 05, 2009

Day 6

Aria nampaknya cukup gembira tdk punya 'saingan'.

Sunday, October 04, 2009

Day 5

Hati2 kalau bersepeda. Jgn terlalu capek ya.

Saturday, October 03, 2009

Day 4

Still...

Friday, October 02, 2009

Day 3

Thank you for the msg I received this morning.

Wednesday, September 30, 2009

I Hope to See You Again

This is my last dance with you
This is my only chance to do all I can do
To let you know that what I feel for you is real

This is the last chance for us

This is the moment that I just cannot let end
Before I know that there's a chance we're more than friends

So don't let go, don't let go
Make it last all night
This is my last chance to make you mine

I kept my feelings so deep
I kept my dreams of you and me somewhere inside
Although I prayed that you would see it in my eyes

But this is my last chance to say
What's in my heart before you stay out of my life
And then you'll understand the way I feel inside

So hold me close cause it feels so right
This is my last chance to make it mine
Make this dream reality
So close and yet so far
Gotta find a way into your heart
Gotta speak my mind
Gotta open up to you this time
I can't let you slip away tonight

This is my last dance with you
This is my only chance to do all I can do
To let you know that what I feel for you is so real
So don't let go
Just make it last all night long
This is my last chance to make you mine

To make you mine

(Last Chance, Mariah Carey)

Thursday, September 17, 2009

2004-2009-forever...

It has been 4 years now.
Yes, you were here since the beginning. And I hope you will always be here until the end. I love you so much.

Tuesday, September 15, 2009

Tarawih (bersama Pangeran)

Sejak Aria lahir... gue blm pernah tarawih di mesjid. Banyak sekali pertimbangannya -entah bener atau nggak... Pokoknya intinya ga tega ninggalin Aria di rumah, trus jg blm sampai hati buat bawa dia ke mesjid.

Dua tahun terakhir, sejak masuk sekolah, Aria mulai belajar sholat. Trus waktu sholat Ied, Aria diajak. Dan dia jg setahun terakhir suka ikut Papap sholat Jumat. Kesimpulannya, Aria sdh ngerti kalau diajak ke mesjid.

Hari Minggu kemarin, gue seperti kangeeeeen sekali mau tarawih di mesjid. Dr hari Jumat gue sdh bilang ke Aria kalau hari Minggu mau tarawih. Dan dia jg semangat. Gue happy.

Setelah nonton Meraih Mimpi (dan foto bersama Gita Gutawa) hari Minggu siang, minggu malam habis buka gue & Aria (plus mbak-nya) siap2 tarawih. Aria sibuk bgt siapin sajadah mini. Nggak mau pakai sarung jd pakai celana panjang. Lucu lah pokoknya. Gue bawa tas yg selain diisi mukena jg gue isi buku cerita dan mobil2an. Siapa tahu Aria bosen?

Sampai di masjid ternyata msh agak sepi. Dan blm Isya jd ya nunggu. Aria mulai mencari kegiatan. Dia bongkar2 tas mukena. Nemu buku.

"Kok, ibu bawa buku tick tock buat apa?"
"Buat dibaca adik kalau bosen."
"Ooh."

Dia bongkar lagi, nemu mobil.

"Wah, ada pemadam kebakaran!"

Trus dia mulai sibuk main mobil2an. Sholat Isya pun dia nggak mau ikut krn main terus. Ya udah, yg penting dia nggak rewel.

Waktu gue raka'at terakhir, ada yg narik2 sarung gue, "Ibu... aku bosen." Tentu saja gue diam. Trus setelah salam, Aria bilang lagi, "Ibu, aku bosen." "Ya sudah, baca buku saja." Gue keluarin semua buku(ada 4) dan semua mobil (ada 3). "Atau Aria mau main?" "Aku main saja."

Pas tarawih raka'at kedua.
"Ibu... pipis nih... pipis nih."
Jadi sholat gue batal krn hrs nganterin dia ke toilet. Daripada dia pipis di karpet? Note to self: sebelum sholat hrs kasih tahu Aria tempat pipis supaya dia bisa pergi sendiri.

Pas raka'at keenam.
"Ibu, aku main di luar ya. Banyak teman tuh." Trus dia lari aja ngilang. Gue cemas tp tetep lanjutin sholat. Nggak lama, ada yg narik2 sarung gue lagi. "Ibu, sandalku hilang."

Pdh sandal itu dibungkus sama mbaknya, spy nggak ketuker dan keinjek2 org. Eh... anakku nyari2... kasian deh. Habis salam, mbak-nya Aria bantu nyariin sandal. Trus sejak itu Aria entah deh main apa. Kadang suaranya gue denger di teras mesjid, kadang ga kedengeran, kadang kedengeran lewat di depan gue. Ho oh. Sholat gue ga khusu sama sekali krn sibuk mencari suara anak gue.... hehehehe... maaf ya. Ampun Tuhan.

Ternyata bukan cuma gue yg ga khusu, mbak-nya Aria pun nggak tenang. Sebelum witir, dia pindah sholat di teras. "Soalnya kalau di dalam nggak kedengeran si ade." Hahahaha....

Pas pulangnya Aria cerewet sekali cerita ini itu, ada temannya main ini itu... seolah2 nggak ada apa2 yg salah.

Padahal malam itu nggak jelas deh sholat kami berdua ini sah atau nggak. Maaf ya Allah....

Wednesday, September 09, 2009

Dua Ibu

Pertama kali gue baca buku Dua Ibu Arswendo, thn 1984. Masih di SD kelas 4 atau 5 gitu. Dulu beli buku itu karena baca di koran buku itu menang salah satu penghargaan sastra. Waktu itu bacanya ya sekadar baca saja. Nggak pake mikirin macem2. Baca terus, meskipun kadang nggak ngerti isinya. Apalagi kalau sdh ngomongin soal seksualitas, mana ngerti?

Trus setelah pindah ke Jkt, buku itu dipinjem tante gue. Dan tidak kembali. Nyebelin sih. Tp ya mau ngomong apa... sdh hilang aja tuh bukunya. Habis gitu, Indonesia gonjang ganjing. Arswendo kisruh. Jd banyak buku2 dia yg hilang dari pasaran, termasuk Dua Ibu ini. Pdh, seiring dgn makin gedenya gue, makin ngertilah gue dgn segala pernak pernik seksualitas... gue pengen baca lagi buku itu. Nggak ada alasan khusus sih, selain ingin membaca dgn lebih gembira.

Lamaaaa sekali gue nyari nggak pernah nemu, sampai kemarin liat di inibuku.com kalau Dua Ibu ada lagi! Tentu lgs order dong.

Buku itu datang nggak berapa lama dr hari gue pesen. Trus lgs gue baca tuntas semalam saja. Heran, gue masih ingat sekali plot buku itu, bahkan lengkap dgn dialognya adegan per adegan. Dan skrg tentunya gue baca dgn lebih senang krn sudah tahu maksudnya kalau pas sampai di bagian2 yang ngomongin hubungan suami istri :D

Dua Ibu betul2 jadi buku favorit gue. Menurut gue, ini adalah karya Arswendo yg paling bagus.


**next 'project' adalah mencari buku Tono dan Tini. Hmmm...

Tuesday, September 08, 2009

Belum Siap

Menjelang rumah baru nyaris jadi... sering banget malam2 gitu gue ngobrol sama Aria soal aturan tidur dan main di rumah baru. Biasanya, ujung2nya sampai ke masalah: "Aria berani tidur sendiri?"

Jadi di rumah baru itu, kamar Aria di lt.2, kamar gue di lt.1. Membaca efek bagus tidur sendiri, gue sdh lama pengen bgt Aria tidur di kamarnya sendiri. Waktu di Kalimalang, gue dan Aria pisah tempat tidur walaupun masih sekamar. Di kontrakan yg skrg, krn kecil bgt, aturannya bubar, Aria tidur sama gue. Nah, di rumah BSD nanti, dia punya kamar sendiri.

"Aku nanti tidur di kamarku sendiri ya Bu?"
"Iya dong, kan sudah besar."
"Trus kalau main2, di mana?"
"Di kamar sendiri juga dong."
"Tidak iwi2?"
"Tidak iwi2."
"Kalau mau bobok di ibu?"
"Ya kalau tidur sendiri nggak bisa bobok di ibu."
"Ooooh."

Trus kemarin malam, setelah obrolan yg berulang ini, tiba2 dia bangun dan ambil bantalnya.

"Aku mau bobok sama eyang saja ya. Kan aku harus latihan nggak bobok di ibu."

Trus dia pindah ke kamar depan.

Gue bengong. Trus tiba2 kasur gue jadi berasa luaaaaaaaass banget. Jam 9. Jam 10. Lama2 gue kok rasanya sepi.

Jam 11, gue ke kamar depan. Aria yg sdh nyenyak gue angkat (25kg lho!), gue pindahin lagi ke kamar gue.

Hati gue lgs tenang. Rasanya enak banget tidur sambil nyium2 bau asem rambut anak gue. Hmmm....

Friday, August 21, 2009

Sepeda

Aria lagi getol main sepeda roda dua. Setelah akhirnya bisa naik sepeda 2 hari lalu, skrg ini bangun tidur lgs pegang sepeda dan keliling kompleks. Seru deh.

"Telnyata main sepeda selu ya bu. Kenapa aku nggak dali dulu ya."

Hahahahaha... karena dulu sampai dipaksa belajar nggak mau juga. Pake iming2 segala macem, nggak mempan. Skrg stlh bisa jadi ketagihan.

Btw, selamat puasa ya teman2. Semoga lancar dan mendapat berkah. Amin.

Friday, August 14, 2009

Wish Us Luck

I hope it's not too late to start a new beginning. Thank you for the dinner, the lunch, the muffin... and the time you spent with me. It was so meaningful. I love you so much.

Tuesday, August 11, 2009

Kompleks Berhantu

Di rumah Bsd... satu komplek isinya kebanyakan anak muda2. Baru punya anak satu atau dua. Kebanyakan balita. Kalau pagi... entah kenapa anak2 itu seperti janjian bikin rusuh. Bukan berantem sih... tp rusuh dlm arti rame dan ribut di rumah masing2. Kayaknya semua berlomba bikin kesel bapak ibunya... hahahahaha....

Lucu deh, kalau jalan dari ujung... gantian aja yg nangis di masing2 rumah.

"Tadi Marcio nangis, trus habis itu Richardo, habis itu Raka, habis itu Panji... Trus sepi. Tapi trus ada lagi yang nangis, ternyata Sasya. Kalau aku nggak nangis dong," kata Aria sombong.

Kenapa temen2 pada nangis? "Hantu tangis baru saja lewat."

Friday, August 07, 2009

Dialog

"Wah, liat tempe jd inget J. Kasihan."
"Kok kasihan?"
"Iya, kemarin itu di sini rebutan tempe sama M. Mesakake."
"Ah ya nggak gitu2 amat."
"Kasihan soalnya mereka itu kan anak kost jd mungkin repot kalau mau makan tempe."
"Si A jg kost tp biasa aja, nggak gitu2 amat."
"A kan memang ga doyan tempe dari kecil."

Penting nggak sih, dialog begini ini?

Thursday, August 06, 2009

Sekolah Lagi

Bukan. Bukan gue yg sekolah lagi. Gue masih kapok. Hahahaha... mungkin kalau memang nanti sekolah lagi, mau sekolah piano saja. Biarpun kapok, gue tetep percaya sekolah itu penting. Gue sendiri berusaha minimal setahun sekali ikut sekolah, biarpun cuma training penulisan 3 hari. Yg penting, gue masuk kelas, dengerin dosennya ngomong, bikin tugas. 3 hari dalam setahun yg menyenangkan deh jadinya.

Soal sekolah lagi ini jg gue tularkan ke pengasuhnya Aria. Gue bersyukur dpt pengasuh yg baik dan sabar, trus gampang belajar. Sudah setahun ikut, selama ini nyaris nggak ada komplen. Malah dia sering bgt jd back up bibi tukang cuci yg sering bolos. Waktu luangnya banyak dipakai main2. Krn kalau gue di rumah, Aria nggak mau lepas dari gue... biasanya setiap Sabtu&MInggu si mbak ini bebas tugas. Seringnya sih dia main2 ga keruan sama temen2nya. Ya biar aja sih, kalau tiap hari ngurus anak gue doang kan ya bisa gila.... hahahaha...

Sejak pindah ke Bsd, krn sekolahnya Aria nggak boleh ditunggu lagi, dia jd nganggur kalau pagi. Sdh dikasih tugas ini itu (dgn tambahan gaji tentunya), tetep aja nganggur sampai anak gue pulang. Krn kebanyakan nganggur ini, energi dia jd berlebih... kasian deh.

Akhirnya, gue tawarin ke dia buat sekolah lagi aja. Dia kan lulusan SMP... siapa tau mau ikut ujian persamaan buat dpt ijazah SMA. Gue seneng bgt waktu gue tawarin sekolah dia menyambut dgn senang. Krn kan ada org yg mau disekolahin malah sedih krn malas.... Nah, dia ini lgs semangat. Dia cari tuh tempat2 yg ngasih pelajaran paket C. Sayangnya, sdh agak telat... bln Oktober nanti sdh ada ujian. Wah, minder deh... Kasihan dia kecewa sekali. Untung berhasil gue bujuk, dia tetep boleh ikut stlh lebaran. Trus sementara ini ngapain? Dia gue masukin kursus bikin roti di Bogasari seminggu sekali.

Waaaah... senengnya minta ampun. Ini memang kursus serius. Paket 4 kali 8 jam, pesertanya cuma 8 org. Bayarnya memang mahal, tp sdh termasuk materi kursus, bahan2 roti untuk praktek, makan siang di hari kursus. Sabtu kemarin dia mulai, dan pulangnya bawa roti tawar plus roti isi coklat banyaaaaaak bgt. Sampe seminggu nggak beli roti. Hahahahaha.... Dan hasilnya enak. Menurut gue sih worth paying. Apalagi ilmunya kan berguna sampai lama.

Gue seneng lihat pengasuhnya Aria semangat ikut kursus. Krn dia jg tahu harga kursusnya lumayan nendang, jd dia pun spt membuktikan kalau dia nggak main2. Baguslah. Jd suatu saat nanti, kalau dia udah nggak ikut kita, dia bisa buka toko roti atau terima pesenan. Dan yg plg penting, sehari-hari dia makin semangat bekerja krn merasa gue jg menghargai pekerjaannya dgn memberi insentif kursus.

Rumah ini memang jadi percobaan buat gue, spt ngajarin gue mengelola perusahaan. Kalau memang pengen pegawainya betah dan bekerja bagus, ya memang hrs di support.

Tuesday, August 04, 2009

Iseng-iseng (Semoga Berhadiah)

Bikin blog baru buat memuat cerpen-cerpen biar nggak 'berserakan' di mana2. Lumayan buat dokumentasi supaya kelak Aria bisa baca juga.

Please stop by: www.tapaktangandidi.blogspot.com

Model

"Ibu, aku kok sudah lama ya nggak ada di majalah?"

Minta ampun. Bukannya? Bukannya bulan lalu baru masuk Mother&Baby?

Monday, August 03, 2009

Clueless

Ini sebetulnya untuk apa? Kenapa masih harus coba2 sesuatu yang jadinya malah menyakitkan diri sendiri.Ini namanya iseng-iseng (kurang kerjaan dan tidak berhadiah) yang menyebalkan. Sudahlah, terima saja kalau semua sudah terlanjur kronis.

Thursday, July 30, 2009

Il Divo

A: Ibu, kata bu guru, hari ini harus kumpulin formulir les.
G: Ok. Aria mau ikut apa?
A: Menyanyi saja.
G: Nggak mau sekalian drumband? Kan Aria sudah punya pianika?
A: Nggak. Kalau ada musik, aku mau. Tapi kalau drumband, aku nggak mau.
G: Kenapa?
A: Drumband itu nggak enak, panas-panasan.

Wednesday, July 29, 2009

Akut & Kronis

When I automatically write txt for you after receiving a good news, I know I really need you. I love you so much.